HARIANDATA.COM – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah pengusaha Adnan Mbuinga alias Haji Pulu, di kawasan Jalan Palu, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (29/09/2026).
Penggeledahan terhadap rumah yang diketahui milik kontraktor tersebut berlangsung sejak sekitar pukul 15.00 WITA. Sejumlah petugas KPK tampak mengenakan rompi berwarna krem dan keluar masuk rumah selama proses penggeledahan berlangsung.
Petugas juga terlihat memeriksa sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman rumah. Hingga Selasa malam, kegiatan penggeledahan masih berlangsung, baik di dalam maupun di sekitar rumah.
Sejumlah wartawan yang berada di lokasi belum diperkenankan memasuki area rumah untuk melakukan peliputan secara langsung.
Dalam proses tersebut, sejumlah dokumen yang ditemukan di dalam rumah tampak dibawa keluar oleh petugas. Berkas-berkas tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan yang digunakan tim penyidik KPK.
Penggeledahan ini diduga berkaitan dengan pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sirajudin Lasena pada Senin (21/09/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 14 orang dari sejumlah lokasi, yakni Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Setelah menjalani pemeriksaan, KPK menetapkan Sirajudin Lasena sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
KPK menduga Sirajudin meminta fee sebesar 10 persen dari sejumlah pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Salah satu dugaan penerimaan yang diungkap KPK berkaitan dengan proyek pembangunan Jalan Sangkub IV dengan nilai sekitar Rp1,9 miliar.
Penggeledahan di rumah Adnan Mbuinga menjadi bagian dari rangkaian pengembangan perkara tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari KPK mengenai hasil penggeledahan maupun keterkaitan Adnan Mbuinga dengan perkara yang sedang disidik.
Pihak Adnan Mbuinga juga belum memberikan keterangan terkait penggeledahan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. (Tim redaksi).












