HARIANDATA.COM – Aksi kemanusiaan Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) bersama sejumlah kolaborator dalam membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih di Kabupaten Pohuwato terus berlanjut. Hingga hari ke-47 pelaksanaan, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 606.500 liter.
Distribusi air bersih tersebut menyasar warga di empat kecamatan, yakni Dengilo, Marisa, Buntulia, dan Duhiadaa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
Koordinator YR TIM, Jufrin Harun, mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen kemanusiaan YR TIM bersama para kolaborator untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi kekeringan.
“Sejak hari pertama hingga hari ke-47, sebanyak 606.500 liter air bersih telah kami distribusikan. Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian berbagai pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar Jufrin, Rabu (28/10/2026).
Ia menegaskan, distribusi air bersih akan terus diupayakan selama musim kemarau masih berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat. YR TIM bersama para kolaborator berkomitmen untuk tetap hadir membantu warga yang membutuhkan.
“Penyaluran air bersih ini akan terus kami upayakan hingga hujan turun. Selama masyarakat masih membutuhkan bantuan, kami akan berusaha untuk tetap hadir dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga,” tegasnya.
Jufrin berharap, kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan diperkuat agar penyaluran bantuan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda, terlebih ketika kemarau menyebabkan warga mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air.
Dengan total distribusi mencapai 606.500 liter selama 47 hari, YR TIM bersama para kolaborator berupaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat di Kecamatan Dengilo, Marisa, Buntulia, dan Duhiadaa tetap mendapat perhatian hingga hujan turun dan ketersediaan air berangsur pulih.












