HARIANDATA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Karim, melakukan kunjungan perdana ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alkhairaat Popayato dan Ponpes Alkhairaat Popayato Barat, Selasa (13/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Abdul Muthalib didampingi Ustadz Husain Abdullah dan Ustadz Asram Husuna (UAH). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Pengurus Besar (PB) Alkhairaat untuk segera membentuk Pengurus Cabang Alkhairaat di seluruh wilayah Kabupaten Pohuwato, khususnya Kecamatan Popayato dan Popayato Barat.
Dalam pertemuan bersama para guru Alkhairaat, Abdul Muthalib menegaskan bahwa percepatan pembentukan pengurus cabang menjadi salah satu tugas utama yang diamanatkan PB Alkhairaat kepada kepengurusan sementara Komda Pohuwato.
“ Salah satu syarat untuk melaksanakan Musyawarah Koordinasi Daerah (Mukorda) Komda Kabupaten Pohuwato nanti adalah adanya pembentukan cabang se-Kabupaten Pohuwato,” ungkap Abdul Muthalib.
Selain pembentukan kepengurusan, ia turut menyoroti penerapan kurikulum khas Alkhairaat di sejumlah madrasah yang dinilai mulai terabaikan.
Menurutnya, persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian PB Alkhairaat. Ia menilai, sejumlah madrasah saat ini cenderung lebih memprioritaskan kurikulum umum dibandingkan kurikulum khas Alkhairaat.
“Ini juga salah satu yang menjadi perhatian PB Alkhairaat. Kebanyakan madrasah Alkhairaat lebih memprioritaskan kurikulum yang bersifat umum. Padahal, kurikulum Alkhairaat ini sangat dibutuhkan,” katanya.
Abdul Muthalib juga mengingatkan para pengelola yayasan dan pengurus cabang agar menjaga serta merawat fasilitas pendidikan milik Alkhairaat, mulai dari Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Ia menyayangkan masih adanya fasilitas pendidikan Alkhairaat yang tidak lagi dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Padahal, fasilitas tersebut merupakan aset organisasi yang perlu dijaga dan diberdayakan untuk menunjang kegiatan pendidikan serta pengembangan Alkhairaat di daerah.
“Saya lihat saat ini banyak fasilitas Alkhairaat yang sudah tidak dipergunakan lagi oleh yayasan atau pengurus cabang,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Abdul Muthalib berharap koordinasi dengan para pengelola lembaga pendidikan Alkhairaat dapat semakin diperkuat.
Sehingga pembentukan pengurus cabang, penerapan kurikulum khas Alkhairaat, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan dapat berjalan lebih optimal di Kabupaten Pohuwato. (*)












