Pohuwato

Bawaslu Gandeng KNPI dan Karang Taruna, Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu di Pohuwato

×

Bawaslu Gandeng KNPI dan Karang Taruna, Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu di Pohuwato

Sebarkan artikel ini

HARIANDATA.COM – Upaya memperkuat pengawasan partisipatif dalam pelaksanaan pemilu terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pohuwato. Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama DPD KNPI Pohuwato dan Karang Taruna Pohuwato, Selasa (12/5/2026).

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor Bawaslu Pohuwato itu menjadi langkah awal membangun sinergi kelembagaan sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun bersama jajaran anggota dan staf Bawaslu. Hadir pula Ketua DPD KNPI Pohuwato, Fardiyanto Mohi didampingi Sekretaris KNPI Mohamad Fahri Tuda, Ketua Harian Taufik Usman, Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Pikran Onto, Wakil Ketua Teknologi, Komunikasi dan Informasi Rizki Djauhari, serta Ketua Karang Taruna Pohuwato Abdul Karim Pakaya bersama anggota.

Ketua Bawaslu Pohuwato, Yolanda Harun, menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan. Menurutnya, peran pemuda sangat strategis dalam menciptakan proses demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas.

“Pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu semata. Kami membutuhkan dukungan organisasi kepemudaan dan masyarakat agar seluruh tahapan pemilu dapat berjalan lebih baik dan berkualitas,” ujar Yolanda.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antara Bawaslu, KNPI, dan Karang Taruna dalam mendukung pengawasan partisipatif kepemiluan. Selain itu, MoU juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas generasi muda terkait pengawasan pemilu serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam demokrasi.

Tak hanya itu, Bawaslu juga ingin mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu, menumbuhkan kesadaran politik yang sehat, hingga mewujudkan pelaksanaan pemilu yang aman, damai, transparan, dan berkualitas di Kabupaten Pohuwato.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Pohuwato, Fardiyanto Mohi, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung penuh program pengawasan partisipatif yang dijalankan Bawaslu. Ia menilai, sinergi seperti ini penting dibangun sejak dini agar seluruh elemen sudah siap berkolaborasi ketika tahapan pemilu dimulai.

“KNPI siap berkolaborasi bersama Bawaslu demi menyukseskan pengawasan partisipatif dan melahirkan pemilu yang lebih baik,” kata Fardiyanto.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Pohuwato, Abdul Karim Pakaya. Menurutnya, tantangan pemilu ke depan semakin kompleks, terutama dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda yang diperkirakan mendominasi pada pemilu mendatang.

Karena itu, edukasi politik dan pengawasan partisipatif dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

“Kami siap bekerja sama dengan Bawaslu. Ke depan pemilih muda akan semakin besar, sehingga edukasi politik dan pengawasan partisipatif harus diperkuat,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Bawaslu Pohuwato berharap kolaborasi bersama organisasi kepemudaan dapat terus berlanjut guna mendorong terciptanya pemilu yang demokratis, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Pohuwato.

(Bang/Hariandata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *