Pohuwato

Polemik Sekolah Alkhairat Popayato Kian Memanas, Pengelolaan Depot Air hingga Krisis Guru Dipertanyakan

×

Polemik Sekolah Alkhairat Popayato Kian Memanas, Pengelolaan Depot Air hingga Krisis Guru Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

HARIANDATA.COM – Polemik yang melanda lingkungan sekolah Alkhairat Popayato terus menjadi sorotan. Mulai dari dugaan tidak transparannya pengelolaan depot air minum hingga krisis tenaga pengajar di MI Alkhairat Popayato, seluruh persoalan tersebut dinilai terus berlarut tanpa penyelesaian yang jelas.

Sejumlah pihak mempertanyakan sikap Komisaris Daerah (Komda) Alkhairat yang dianggap belum mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang terjadi di internal lembaga pendidikan tersebut.

Salah satu narasumber yang enggan disebutkan identitasnya mengaku, pengelolaan depot air minum yang berada di lingkungan sekolah selama ini tidak pernah dibuka secara transparan kepada pihak terkait.

“Kami tidak tahu bagaimana pengelolaan depot air minum ini. Uangnya pun kami tidak tahu digunakan untuk apa,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kondisi MI Alkhairat Popayato yang saat ini mengalami kekurangan tenaga pengajar. Menurutnya, minimnya jumlah guru dipicu oleh keterbatasan anggaran untuk membayar honor para guru.

Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan karena berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar para siswa. Di tengah berbagai persoalan yang terus mencuat, masyarakat berharap pihak Komda Alkhairat segera turun tangan dan memberikan langkah nyata untuk menyelesaikan konflik internal serta menyelamatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Alkhairat Popayato, Ramlan Tangahu, S.H, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat polemik yang terus berlarut tanpa kejelasan penyelesaian.

“Jika Komda tidak cepat menyelesaikan persoalan ini, rencananya Pengurus Ikatan Alumni Alkhairat Popayato akan memberikan somasi kepada Komda Alkhairat,” tegas Ramlan.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal keras agar pihak Komda segera mengambil langkah konkret dan terbuka dalam menyelesaikan seluruh persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah Alkhairat Popayato.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas, maka dikhawatirkan akan semakin memperburuk kualitas pendidikan di Alkhairat Popayato serta mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tersebut.

(Bang/Hariandata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *