Pohuwato

Sampah Menumpuk di Rusunawa SYAH Pohuwato Akhirnya Diangkut DLH

×

Sampah Menumpuk di Rusunawa SYAH Pohuwato Akhirnya Diangkut DLH

Sebarkan artikel ini

HARIANDATA.COM – Tumpukan sampah yang sempat mengganggu kenyamanan penghuni di tiga gedung Rusunawa SYAH Pohuwato akhirnya mulai diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, Rabu (30/9/2026).

Pengangkutan dilakukan setelah sampah yang berada di sekitar kawasan Rusunawa tersebut menumpuk dan menimbulkan keluhan dari warga penghuni.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Pohuwato, Serly Lumuwu, mengatakan petugas DLH telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengangkutan.

Menurutnya, proses pengangkutan dilakukan secara bertahap karena volume sampah yang cukup banyak. Sebagian sampah telah diangkut pada Rabu, sementara sisanya akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

“Jadi sebelum adanya berita tadi ini, petugas kami sudah di lokasi (Rusunawa) mengangkut sampah yang menumpuk itu. Pengangkutan sampah hari ini belum semuanya diangkut, nanti akan dilanjutkan lagi besok hari,” ungkap Serly Lumuwu saat ditemui di ruang kerjanya.

Serly menjelaskan, keterlambatan pengangkutan sampah di kawasan Rusunawa bukan disebabkan oleh kesengajaan dari pihak DLH.

Kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan armada operasional, terutama sejumlah kendaraan pengangkut sampah yang mengalami kerusakan.

Ia mengatakan, armada yang digunakan untuk mengangkut sampah di Rusunawa pada hari ini merupakan kendaraan yang sebelumnya melayani wilayah Buntulia dan Duhiadaa.

Serly mengungkapkan, kondisi armada operasional DLH saat ini memang menjadi salah satu kendala dalam optimalisasi pelayanan pengangkutan sampah.

Dari sejumlah kendaraan yang dimiliki, kata dia, saat ini hanya empat unit yang masih dioperasikan, terdiri dari dua unit dump truck dan dua unit kendaraan pikap.

“Mobil operasional untuk pengangkut sampah kami di DLH saat ini hanya tinggal empat unit. Dump truck dua unit, pikap dua unit. Itupun mobilnya mobil lama dan sering mengalami kerusakan,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Serly, membuat jadwal pengangkutan sampah terkadang mengalami keterlambatan karena armada harus masuk bengkel untuk menjalani perbaikan.

“Olehnya kami sering terlambat mengangkut sampah itu karena lagi memperbaiki mobilnya,” ujarnya.

Di sisi lain, DLH Kabupaten Pohuwato berharap adanya dukungan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) selaku pihak yang berkaitan dengan pengelolaan Rusunawa.

Serly meminta pengelola Rusunawa SYAH Pohuwato dapat membantu menata sistem pembuangan sampah di lingkungan tersebut, termasuk melakukan pemilahan antara sampah rumah tangga dan sampah lainnya.

Menurutnya, pemilahan sejak dari sumber akan memudahkan petugas DLH ketika melakukan pengangkutan di lokasi.

“Olehnya kami berharap pihak Dinas Perkim juga bisa bekerja sama untuk mengatur pembuangan sampah yang ada di Gedung Rusunawa SYAH Pohuwato,” katanya.

“Bantu kami untuk memisahkan antara sampah rumah tangga dan yang bukan sampah rumah tangga, sehingga petugas kami saat datang tinggal mengangkut sampahnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *