HARIANDATA.COM– Ikatan Alumni Alkhairat (IKAAL) Popayato menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan anak pada rangkaian Pelantikan Pengurus IKAAL Popayato yang dirangkaikan dengan Tabligh Akbar, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Pondok Pesantren Alkhairat Popayato. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Tenaga kesehatan dan Dokter anak dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua serta diikuti oleh Panitia dan pengurus IKAAL Popayato.
Donor darah dan pemeriksaan kesehatan anak dilaksanakan dengan pendampingan tenaga medis dan berjalan tertib sesuai prosedur kesehatan.
Ketua Panitia Pelaksana, Fransiska Makalalak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur RSUD Bumi Panua Kabupaten Pohuwato atas dukungan dan keterlibatan tenaga kesehatan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Kabupaten Pohuwato beserta seluruh jajaran tenaga kesehatan atas dukungan dan kerja samanya sehingga kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan anak ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Ketua Panitia Pransiska Makalalak.
Menurut Fransiska, kegiatan sosial ini menjadi bagian dari komitmen IKAAL Popayato untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial dan keagamaan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Pelantikan Pengurus IKAAL Popayato dan Tabligh Akbar ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi antar alumni Alkhairat serta memperkuat peran organisasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di Kecamatan Popayato.
Sementara itu, Direktur RSUD Bumi Panua, dr.Dian Ikagustina Tambunan, M. Ked (Ped) Sp. A menyampaikan Kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di wilayah Popayato menjadi momentum penting bagi IKAAL untuk mulai hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus pintu masuk awal bagi kami untuk hadir dan berkontribusi di wilayah Popayato. Selama ini, Popayato dikenal sebagai wilayah yang belum banyak tersentuh sosialisasi pemeriksaan kesehatan anak, sehingga akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar masih perlu terus diperkuat,” ujarnya
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut pihaknya berupaya menghadirkan layanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Tercatat sebanyak 9 orang mengikuti kegiatan donor darah dan 11 anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
“Jumlah tersebut bukan menjadi tolok ukur utama keberhasilan kegiatan. Yang jauh lebih penting adalah kehadiran nyata di tengah masyarakat, membangun kepercayaan, serta membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan eksistensi IKAAL di wilayah Popayato sekaligus sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak. Ia juga menilai antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar masih sangat dibutuhkan.
“Kehadiran kami disambut dengan baik oleh masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan masih sangat relevan dan diperlukan,” ungkapnya.
Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas melalui kolaborasi yang lebih erat bersama Pemerintah Kecamatan di tiga wilayah Popayato Group.
“Dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, kami optimis pelayanan kesehatan yang lebih merata, berkesinambungan, dan berdampak nyata dapat terwujud di wilayah Popayato,” pungkasnya
(Bangnavi/Hariandata)







