Hariandata.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Pohuwato dalam menangani insiden kebakaran satu unit mobil jenis Suzuki Carry yang terjadi di depan Kantor Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.
Peristiwa yang sempat menghebohkan warga ini langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian begitu laporan diterima. Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel untuk melakukan penanganan awal sekaligus mengamankan lokasi kejadian.
“Begitu menerima informasi, saya langsung perintahkan piket SPKT dan Pamapta untuk bergerak cepat menuju TKP guna melakukan penanganan awal serta pengamanan,” tegas Kapolres.
Dipimpin oleh Irham Yasir, personel gabungan piket fungsi segera tiba di lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif dan melakukan langkah-langkah kepolisian.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 11.00 WITA mobil tersebut terlihat melintas menuju Desa Hulawa. Namun tak lama berselang, terdengar suara ledakan yang disusul kobaran api dari dalam kendaraan. Situasi mendadak panik, terlebih mobil tersebut diketahui mengangkut tiga penumpang, yakni dua anak kecil dan satu orang dewasa.
Beruntung, ketiganya berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun, pengemudi kendaraan justru melarikan diri dan hingga kini masih dalam penelusuran aparat kepolisian.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WITA berkat kerja sama warga dan petugas pemadam kebakaran. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini meninggalkan kerugian material yang cukup besar.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh bahan bakar jenis solar yang disimpan dalam jeriken dan ditutup menggunakan terpal di dalam kendaraan, sehingga memicu ledakan dan mempercepat penyebaran api.
Polres Pohuwato telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi TKP, memasang garis polisi, hingga memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bahan keterangan.
Saat ini, tim dari Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Pohuwato masih terus melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memburu pengemudi yang melarikan diri serta mengungkap kemungkinan adanya pelanggaran hukum terkait pengangkutan bahan bakar tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak sembarangan mengangkut bahan mudah terbakar tanpa standar keamanan, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
(Bang/Hariandata)












