HARIANDATA.COM – Beredar sebuah video yang memperlihatkan empat anggota kepolisian di Gorontalo tengah menjalani sanksi disiplin dengan cara makan rumput viral di media sosial. Hal itu diduga atas perintah pimpinan.
Dalam video berdurasi sekitar 25 detik tersebut, terlihat empat anggota Polri saling menyuapi rumput yang dicabut langsung dari halaman kantor polisi.
Peristiwa itu diduga terjadi di salah satu Polsek di wilayah Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Keempatnya diduga menjalani hukuman atas perintah atasan.
Berdasarkan informasi yang beredar, sanksi tersebut diberikan karena keempat anggota terlambat datang saat menjalani piket.
Namun, bentuk hukuman yang dijatuhkan justru menimbulkan kontroversi. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut tidak wajar dan berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).
“Seharusnya hukuman berupa tindakan fisik yang lazim seperti lari atau push up. Kalau sudah disuruh makan rumput, itu sudah lain ceritanya. Anggota diperlakukan seperti binatang,” ungkap salah satu sumber.
Lebih lanjut, hukuman tersebut disebut dilakukan di halaman Polsek, di tempat terbuka yang mudah dilihat masyarakat. Lokasinya bahkan berada di area yang ramai dilalui warga, tepat di depan sebuah minimarket.
Ironisnya, salah satu anggota yang mendapat sanksi diketahui telah mengabdi puluhan tahun di kepolisian dan sudah berkeluarga. Hal ini semakin memperkuat sorotan publik terhadap tindakan tersebut.
“Kalau terhadap anggota sendiri perlakuannya seperti ini, bagaimana nanti perlakuan terhadap masyarakat?” tambah sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Hariandata.com sedang berusaha menghubungi pihak Kepolisian setempat tersebut. (Tim redaksi).












